Kariman Abuljadayel, Pelari Berhijab Ini Mengejutkan Dunia. Mengapa?

Pantang menyerah, perjuangan pelari berhijab bikin haru dunia
SUKAN

Hanya kesudahan di barisan terakhir, namun wanita ini tetap menarik perhatian, dan mengejutkan dunia. Dia menyusul jejak Sarah Attar, yang juga berasal dari Arab Saudi bertanding di nombor berbeda.

Arab Saudi sering dituduh sangat konservatif, dikatakan setiap wanita tidak boleh melakukan pekerjaan atau beraktiviti seperti lelaki. Tetapi yang nyatanya, bagi Kariman Abuljadayel mengambil bahagian hingga akhirnya dalam lomba lari berjarak 100 meter.


Lapor harian Dailymail, Sabtu (13/8), keberadaannya dalam kejuaraan tersebut menarik perhatian sejumlah jurnalis dan penonton. Selain dia, pelari asal Afghanistan Kamia Yousufi juga memakai hijab sepanjang kompetisi.

Penampilan Abuljadayel sangat kontras dengan pelari lainnya yang rata-rata berpakaian terbuka dan memperlihatkan bahagian perutnya. Tak hanya soal penampilan, perjuangan gadis 22 tahun ini membuat ramai orang terharu melihatnya. 

Meski tertinggal jauh dari lawan-lawannya, dia tetap berusaha mencapai garis finish. Alhasil, dia menyelesaikan pertandingan dalam waktu 14.61 detik. 

Meski waktu yang diselesaikannya jauh dari pelari asal Kanada Charlotte Wingfield dengan catatan 11.86 detik, namun posisinya masih lebih baik dibandingkan pelari sal Kiribati Karitaake Tewaaki yang hanya mencatatkan waktu 14.70 detik.



Melirik penampilannya, Abuljadayel mendapatkan banyak pujian dari netizen dari seluruh dunia. Syabas! (IH)

Subscribe to receive free email updates: